Bertemu di Alam Maya, Berakhir di Alam Baka

Dunia maya (Bukan dunianya si maya) maksudnya disini adalah dunia internet telah semaik berkembang da maju. banyak hal yang bisa dilkukan seperti berbagi informasi, ngobrol, bahkan berbagi uang pun bisa dilakukan. Pada awal ditemukan, internet hanya digunakan untuk kepentingan militer saja. Namun, belakangan ini telah berkembang jauh dari tujuan semula. Pengungkapan kejahatan pun bisa dilakukan melalui internet. Akan tetapi melalui internet pula timbul permasalahan bahkan hal yang ekstrim sekalipun.
Seperti kejadian di LONDON beberapa waktu yang lalu, di kutip dari okezone.com.
Dunia maya bisa mempertemukan siapa saja dari seluruh penjuru dunia manapun. Banyak dari mereka yang kemudian bertemu langsung dan menjalin pertemanan. Namun siapa nyana, pertemanan itu bisa saja berakhir pahit dengan pembunuhan.

Adalah sepasang remaja asal Nottingham Inggris, Matthew Pyke dan pacarnya, Joanna Witton. Mereka berkenalan dengan David Heiss asal Jerman dalam sebuah forum game online bernama Advance Wars.

Pertemanan melalui forum selama enam bulan itu harus berakhir dengan dituduhnya Heiss sebagai pembunuh Pyke. Tuduhan ini muncul setelah Heiss sengaja datang jauh-jauh dari Jerman untuk mengunjungi Pyke dan Witton.

Konon, Heiss jatuh cinta pada Witton dan terobsesi padanya meski saat itu mereka hanya saling mengenal lewat forum game online.

Pada persidangan, tim juri memperlihatkan foto komputer milik Pyke. Yang mengerikan, pada layar komputer terdapat tiga huruf inisial nama Heiss yang ditulis dengan darah, demikian keterangan yang dikutip dari CNet, Jumat (8/5/2009).

Berdasarkan keterangan juri, Heiss menusuk Pyke sebanyak 86 kali, kemudian menggunakan darah Pyke untuk menuliskan namanya pada layar komputer. Sebelumnya Witton pun mengungkapkan bukti lain dengan mengatakan Heiss terobsesi dengannya meski belum pernah bertemu.

“Heiss dua kali mengadakan kunjungan mendadak ke rumah kami di Nottingham dan menolak untuk menginap di hotel,” kata Witton.

Meski telah dituduh dengan berbagai bukti yang ada, Heiss tidak mengakui bahwa dirinya telah membunuh Pyke. Dia malah berkilah bahwa Pyke yang lebih dulu menyerangnya.

“Yang sebenarnya terjadi, saya berusaha menahan serangan Pyke. Saya berusaha menahan tangannya dan menghempaskannya ke tembok. Saya sangat takut dia kan menusuk saya lagi namun kemudian saya tak sengaja menusuknya,” kata Heiss membela diri


{ Leave a Reply ? }

  1. dedekusn

    Jangan sampai kjadian ngeri,… salam :-)

Leave a Reply