Flu Babi atau Virus H1N1

Jenewa – Kasus flu H1N1 (sebelumnya disebut flu babi) di dunia terus bertambah. Bahkan kini jumlahnya di seluruh dunia telah menembus angka 2.000 kasus.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sejauh ini kasus flu H1N1 telah dilaporkan di 24 negara. Jumlah total kasus yang telah dikonfirmasi adalah 2.371 kasus.

Dari 24 negara tersebut, kasus terbanyak tetap dilaporkan oleh Meksiko dan AS. Kedua negara tersebut juga telah melaporkan kematian akibat penyakit ini.

Dalam situsnya, Jumat (8/5/2009), WHO menyatakan, Meksiko telah melaporkan 1.112 kasus flu H1N1 termasuk 42 kematian. Di AS, sebanyak 896 kasus flu H1N1 telah dikonfirmasi, termasuk dua kematian.

Secara lengkap, kasus-kasus flu H1N1 di negara-negara selain Meksiko dan AS adalah:
Austria (1)
Kanada (201)
Hong Kong (1)
Kolombia (1)
Costa Rica (1)
Denmark (1)
El Salvador (2)
Prancis (5)
Jerman (10)
Guatemala (1)
Irlandia (1)
Israel (6)
Italia (5)
Belanda (2)
Selandia Baru (5)
Polandia (1)
Portugal (1)
Korea Selatan (3)
Spanyol (81)
Swedia (1)
Swiss (1)
Inggris (32) dan ini akan terus bertambah, tidak menutup kemungkinan bahwa negara kita juga akan tertular virus H1N1 tersebut.

Kalau kita harus berpikir mengenai fenomena ini, apakah ini kesalahan manusia? atau peringatan Ilahi. . .?

Sebelum era globalisasi, di Bumi tidak ada penyakit yang aneh seperti ini. Mulai dari HIV/Aids, Flu Burung, sekarang Flu Babi (virus H1N1). Apa karena kesalahan kita sebagai manusia yang selalu mengeksploitasi kekayaan alam di bumi ini.
Dengan berdalih untuk penelitian demi kemajuan dan perkembangan Iptek, tanpa sadar kita telah merusak alam dan isinya. Listrik, Minyak, Gas, Batu Bara, Tambang2 dll bukankah itu merusak alam. . .? Lalu apa yang harus kita perbuat. . .?

Munculnya fenomena ini, tidak menutup kemungkinan bahwa ini adalah kesalahan kita sebagai manusia. mungkin saja alam kita telah tercemar oleh pulusi, zat kimia, da berbagai unsur lainnya sehingga menimbulakan penyakit baru. . .

Renungkanlah Sahabatku. . .


Leave a Reply