Mengapa Harddisk Perlu di Partisi?

Saat aku mudik ke kampung tercintaku, Pulau Kangean, aku mendapat banyak pertanyaan mengenai komputer dari temen-temen SMPku. Banyak yang menanyakan tentang Operating System, Aplikasi Office, software trutama hardisk. Tapi aku tertarik dengan salah satu dari temanku (Wahyu Andriansyah) yang menanyakan kenapa harddisk perlu di partisi?

partisi Harddisk (Disk Partitioning) adalah membagi Harddisk menjadi beberapa bagian, yang biasa disebut dengan istilah Partisi. Pada Sistem operasi windows, biasanya dimulai dengan Drive C:, D:, E:, dan bisa berlanjut sampai Z:. Dengan semakin besarnya ukuran Harddisk, maka Hardisk memang sebaiknya di partisi menjadi beberapa bagian.

Apa saja manfaat kita mem-partisi Hardisk ? Berikut selengkapnya.
Maksud (manfaat) dari Mem-partisi Hardisk :

* Memisahkan antara file-file sistem operasi dan Data atau dokumen. Meski bisa saja menjadi satu, tetapi dengan dipisahkan akan lebih aman dan mudah pengaturannya.
* Sebagai tempat Virtual Memory untuk Sistem operasi. Seperti misalnya pada Linux
* Menjaga agar lokasi program yang digunakan atau data saling berdekatan. Hal ini selain mempercepat eksekusi program juga lebih efisien.
* Digunakan untuk booting atau menjalankan Sistem Operasi lebih dari satu, misalnya Windows XP, Windowx 7, Linux, Mac OS X dan lainnya.
* Melindungi atau memisahkan file-file untuk mempermudah recovery data ketika sistem rusak. Karena jika satu partisi rusak, partisi lain tidak akan terpengaruh sehingga data masih bisa di selamatkan.
* Meningkatkan keseluruhan performa (kinerja) komputer pada sistem yang disana file system kecil lebih efisien. Misalnya pada tipe File system NTFS ( bawaan windows XP, 2003, Vista dan Windows 7), ukuran Hardisk yang besar akan mempunyai Master File Table (MFT) yang lebih besar sehingga waktu akses juga lebih lama dibanding MFT yang lebih kecil.


Leave a Reply