Oleh-oleh mudik lebaran 2012 (Kapal Gratis)

Selain fenomena cuaca yang tidak menentu, ada fenomena yang sedikit membuat aku tertawa dan juga kesal kalau baca beritanya. Adalah fenomena tentang kapal gratis yang merupakan program dari Gubernur Jawa Timur, kami menyebutnya dengan Pak Karwo tidak sesuai dengan yang dijanjikan kepada calon pemudik. Kapal yang dijanjikan, menurut informasi yang aku terima adalah kapan dengan kapasitas 500 penumpang dengan 3 lantai. Tapi kenyataannya adalah, kapal yang didatangkan hanya berkapasitas 150 orang dan terbilang kapal kecil. Yang lebih mengecewakan calon penumpang adalah kapal sudah terisi sejak diberangkatkan dari pelabuhan Perak Surabaya, sehingga calon penumpang yang menunggu di Kalianget tidak banyak yang kebagian tempat dan lebih memilih untuk membahayakan dirinya dengan duduk di pagar kapal.

Kekecewaan para calon penumpang yang sudah sangat memuncak membuat mereka ingin melampiaskan kepada Bupati Sumenep yang juga hadir di labuhan pada saat itu. Mereka menuntut agar ada kapal lagi yang diberangkatkan ke Kangean pada hari itu. Mereke dengan bringasnya mengejar mobil bupati yang nyaris rusak di amuk massa. Tapi akhirnya, masalah teratasi. Kapal tambahan (tidak gratis) siap diberangkatkan walaupun masih menyisakan kecewa tapi yang terpenting adalah bisa berangkat menuju Kangean. Berita ini aku dapat dari keponakanku, kebetulan saat kejadian Aku sudah berada di pulau kelahiranku.


Leave a Reply