Monthly Archives: November 2013

Ini Upaya Para Pengemis Halangi Petugas yang Hendak Menangkap Mereka

SAMPLE

Sample Caption

Jakarta – Tidak mudah bagi petugas Dinas Sosial untuk mengamankan dan membawa para pengemis ke panti sosial yang sudah disediakan pemerintah. Beragam cara dilakukan para pengemis agar terhindar dari penangkapan itu.

Kepala Seksi Rehabilitasi Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Miftahul Huda, mengatakan beberapa kali razia digelar pihaknya kerap mendapati kendala dalam tugas.

“Ada petugas dikencingi oleh seorang ibu yang mengemis di JPO Polda,” kata Miftahul saat berbincang dengan detikcom, Rabu (27/11/2013) malam.

“Ada pula yang telanjang pas didekati petugas. Itu supaya petugas enggak mendekat dan tidak menangkap dia,” Miftahul menambahkan.

Dengan aksi-aksi tersebut tentu membuat para petugas geleng-geleng kepala. Persiapan maksimal dilakukan para petugas guna mengamankan mereka. Tak tanggung, untuk menangkap satu pengemis saja dibutuhkan lima hingga sepuluh petugas. Read more »

Ini Kekeliruan Nyata Hakim Agung Artidjo Dkk Saat Memutus Kasus Korupsi

Artidjo

Sample Caption

Jakarta – Mahkamah Agung (MA) menganulir putusan kasasi yang diketok hakim agung Artidjo Alkostar dkk karena ada kekeliruan yang nyata. Artidjo di tingkat kasasi menghukum Kurnia Sakerebau dengan uang pengganti tetapi tidak disertai alternatif ancaman penjara apabila tak mau membayar.

Perbuatan Kurnia Sakerebau itu terungkap setelah BPKP melakukan audit keuangan negara. Kurnia memanipulasi laporan kegiatan BOP, SLTP/MTsN, SMK Ranting Dinas, Pengadaan Buku, DPP Guru TK dan Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar BPM Kabupaten Kepulauan Mentawai tahun 2003 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Anggaran untuk program tersebut diambil dari Dana Alokasi Umum (AU) sebesar Rp 5,1 miliar. Dalam pelaksanaannya, dana itu bocor dan membuat tandaterima fiktif seolah-olah dana tersebut telah disalurkan.

Pada 12 Februari 2007, PN Padang menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsidair 2 bulan penjara. Selain itu, terdakwa diwajibkan untuk membayar uang penganti sebesar Rp 1,1 miliar. PN Padang juga memerintahkan jaksa untuk menyita harta terdakwa dan dilelang. Namun jika tidak cukup maka diganti pidana penjara selama 6 bulan. Read more »

Serunya Jokowi dan Hatta Naik KRL, Celetukan ‘Lebih Ganteng di TV’

Jokowi & Hatta

Jokowi dan Hatta naik KRL (Ray Jordan/ detikcom)

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) hari ini bertemu dengan Menteri Perekonomian Hatta Rajasa. Keduanya sepakat menaiki Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line (CL) menuju Universitas Indonesia (UI) di Depok, Jawa Barat.

Keberangkatan keduanya ke Depok dalam rangka menghadiri acara ‘Konsultasi dan Diskusi Publik terkait masalah banjir, genangan, rob, penurunan muka tanah dan degradasi lingkungan pesisir Ibukota NKRI’.

Selasa (26/11/2013), keduanya bertemu di Stasiun Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Jokowi tampak mengenakan kemeja putih lengan panjang khasnya. Sedangkan Hatta terlihat rapi dungeon kemeja safari warna biru dengan pin pejabat kementerian yang disematkan di bagian dadanya. Read more »

Presiden Indonesia Disadap Australia, Operator Terlibat?

Presiden SBY

PM Abbott dan Presiden SBY (AFP)

Jakarta – Indonesia disadap Australia. Kabar ini bikin heboh. Apalagi yang disadap bukan orang sembarangan. Presiden beserta jajaran menterinya. Kabar ini terus menggelinding bak bola salju raksasa sejak bocornya sebuah dokumen intelijen rahasia.

Dari dokumen intelijen Australia yang bocor itu, tak cuma disebutkan nama-nama pejabat negara yang telah menjadi target penyadapan utama, tapi juga lengkap dengan jenis ponsel yang digunakan. Mayoritas menggunakan ponsel 3G keluaran Nokia, dan sisanya memakai BlackBerry dan Samsung.

Ini menarik. Karena sebelum dokumen berupa slide presentasi ini keluar, beberapa hari sebelumnya dilaporkan oleh situs harian The Australian, infrastruktur telekomunikasi yang digunakan oleh sejumlah operator lokal dari Indonesia juga ikutan disadap.

Medium yang digunakan Australia untuk menyadap, seperti diungkap Des Ball, profesor dari Australian National University’s Strategic and Defence Studies Centre, kabarnya menggunakan jaringan satelit palapa milik Indosat. Namun sayangnya, tak dijelaskan secara detail di satelit Palapa yang mana, karena Indosat punya dua satelit, yakni Palapa C-2 dan Palapa D.

Tak cuma itu, penyadapan kabarnya juga dilakukan melalui infrastruktur jaringan milik SingTel, pemilik 35% saham Telkomsel. Menurut Sydney Morning Herald, dari data intelijen yang dikutipnya, penyadapan dilakukan lewat kabel optik SEA-ME-WE-3 yang terbentang di bawah laut dengan panjang 39 ribu kilometer. Read more »

Adhyaksa: Hambalang Cuma Cocok untuk Bangunan 2 Lantai

Adhyaksa

Adhyaksa

Jakarta – Mantan Menpora Adhyaksa Dault membeberkan awal mula pembanguna sarana olahraga di Hambalang, Bogor. Dalam konsep awal, tanah seluas 35 hektar direncanakan dibangun pusat pendidikan pelatihan olahraga pelajar.

Adhyaksa menjelaskan, aset tanah di Hambalang merupakan milik Ditjen Olahraga Kemenpora yang diserahterimakan pada 18 Oktober 2005. Ditjen Olahraga berencana memindahkan sekolah olahraga di Ragunan ke Hambalang.

“Kita survei dulu, tahun 2005 dibikin kajian. Karena tanah itu ekspansif, lempung jadi maksimal bangunan 2 lantai ke atas 2 lantai ke bawah,” ujar Adhyaksa bersaksi untuk mantan Kepala Biro Perencanaan Sekretariat Kemenpora Deddy Kusdinar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (19/11/2013). Read more »